Diburu Negara Maju


12 Juni 2016

Dengan keunggulan dan manfaatnya yang sangat hebat itu tak heran bila negara-negara Eropa, Amerika, Taiwan, Korea dan Jepang memburu ikan sidat sampai di Indonesia.

Beberapa waktu lalu perusahaan-perusahaan raksasa di Jepang yang bergerak di bidang ikan sidat khusus datang ke Indonesia untuk menyampaikan permintaan impor ikan sidat dari Indonesia, baik ikan sidat segar (yang masih hidup) maupun yang sudah dalam bentuk olahan seperti Unagi Kabayaki.

Berbeda dengan di Indonesia, bisnis ikan sidat di Jepang melibatkan perusahaan-perusahaan multinasional raksasa seperti Mitsui, Marubeni, Sasakana dan lainnya. Ikan sidat yang secara besar-besaran dikembangkan di luar negeri, biasanya benihnya berasal dari Indonesia yang secara sembunyi-sembunyi diseludupkan dan dikembangkan di sana.

Menurut peneliti sumber daya laut Pusat Penelitian Oseonografi LIPI Hagi Yulia Sugeha, Indonesia berpotensi menjadi penghasil ikan sidat terbesar di dunia. Memang benar yang disampaikan Ibu Hagi tersebut, karena bibit ikan sidat tersebar di beberapa wilayah Indonesia dan belum dikembangkan secara maksimal. Banyak penduduk yang wilayahnya memiliki bibit ikan sidat yang berlimpah, belum tahu dahsyatnya manfaat ikan sidat. Mereka sering mengabaikan begitu saja potensi alam tersebut. Paling mereka gunakan bibitnya untuk dijadikan rempeyek atau malah dibuang begitu saja, karena mereka belum memiliki pengetahuan apa-apa tentang potensi ikan sidat itu.

Selain itu, banyak orang Indonesia yang enggan mengonsumsi ikan sidat karena bentuknya yang menyerupai ular. Mereka lupa kalau mereka suka mengonsumsi cumi-cumi yang bentuknya jauh lebih jelek daripada ikan sidat.

Sementara masyarakat negara-negara maju yang sudah tahu kedahsyatan khasiat ikan sidat, memburu sampai ke mana saja demi mengonsumsi ikan sidat secara teratur. Taiwan, Jepang, China, HongKong, Singapura, Jerman, Italia, Belanda dan Amerika Serikat adalah negara-negara yang berburu ikan sidat sampai ke Indonesia. Mereka adalah pasar-pasar yang sangat menanti kiriman ikan sidat dari Indonesia. Pasalnya, produksi ikan sidat dari China diketahui menggunakan zat kimia. Negara produsen ikan sidat akhirnya mencari alternatif pasar benih, termasuk dari Indonesia.

Dan Jepang sudah memiliki ketergantungan untuk selalu mengonsumsi ikan sidat. Pasar Jepang umumnya menghendaki sidat berbentuk fillet. Sementara konsumen Eropa, mereka menyukai ikan sidat yang sudah diasap (smoked).

Dalam Simposium Internasional Pengelolaan, Konservasi dan Perdagangan Sidat di Indonesia, yang diadakan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap bekerjasama dengan Japan Interational Cooperation Agency (JICA), 24-26 November 2014, para ahli ikan sidat di Indonesia dan Jepang berkumpul. Intinya, pemerintah Jepang sangat mengharapkan mendapat pasokan ikan sidat secara besar-besaran dari Indonesia. Mereka memang sudah sangat tergantung pada khasiat makan ikan sidat. Dan karena produksi ikan sidat (Angulilla japonica) di Jepang sendiri sudah sangat berkurang, sehingga mereka harus berupaya mencari sumber lain. Dan Indonsia sebagai penghasil ikan sidat yang cukup besar di dunia, menjadi tujuan utama Jepang. (MH)



Baca juga
  » 1 September 2016
Mari Ciptakan Generasi Hebat Lewat Sidat
Ikan Membuat Orang Jepang & Yahudi Pintar? Bukan rahasia lagi tentang tingkat kecerdasan bangsa Yahudi, dan akhir-akhir ini Jepang pun menjadi bangsa yang diakui kecerdasannya di dunia. Adalah fakta yang bahwa tingkat kecerdasan orang Jepang berada di atas rata-rata tingkat kecerdasan orang Asia lainnya. Hal ini dibuktikan dengan kemajuan teknologi (Iptek) Jepang yang mendapat pengakuan internasional dan sejajar dengan negara-negara industri maju. Selain itu orang Jepang juga dikenal tetap sehat dan memiliki gairah hidup tinggi sampai usia tua, bahkan sampai usia 80 tahun. Dari aspek gizi dan pangan, ternyata bahan pangan yang mendominasi makanan orang Jepang ialah ikan, dengan tingkat konsumsi rata-rata 60 kg per orang per tahun. Tingkat konsumsi ikan orang Indonesia masih di bawah 30 kg per orang per tahun. Sementara di Malaysia sudah mencapai 37 kg per orang per tahun. Kadar protein ikan segar atau olahan cukup tinggi, seperti cakalang 24,2%, tuna 23,7%, bandeng 21,7%, lemuru 20,2 %, ikan mas 16%, pindang 27%, ikan asap 30%, ikan asin 42-50%, udang segar 21% dan udang kering 62,4%. Kandungan lemak ikan rendah, umumnya di bawah 5%. Bandingkan dengan kandungan lemak ayam yang mencapai 25%. Ikan juga kaya akan kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan B1. Salah satu komponen gizi yang terkandung dalam ikan dan diduga berperan dalam meningkatkan kecerdasan ialah Docosa-hexaenoid-acid (DHA), yang merupakan asam lemak tak jenuh ganda berupa rantai panjang Omega-3, terdiri dari 22 aatom karbon, 32 atom hydrogen dan 2 atom oksigen.

  » 9 Juli 2016
Anak Saya Sehat & Cerdas Berkat Sidat
Suatu siang, sekitar setahun yang lalu, seorang wanita menelepon ke kantor kami. Dia mendengar bahwa ikan sidat sangat dahsyat nilai gizinya. "Saya punya balita, ingin beri dia ikan sidat, apakah aman?" Tentu saja kami sampaikan bahwa seperti juga ikan yang lain, ikan sidat sangat aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak juga balita.

  » 26 Juni 2016
Karakter Hidup Unik Ikan Sidat
Ikan Sidat adalah ikan yang sangat unik. Ikan ini bisa hidup di air tawar maupun asin. Hal ini dipercaya yang menyebabkan metabolisme dan daya tahan tubuh ikan sidat menjadi tinggi sehingga kandungan nutrisinya pun tinggi. Ikan Sidat dewasa akan berproduksi di laut. Setelah bertelur induk ikan sidat akan mati, sementara jutaan telur sidat yang sudah menetas menjadi anak-anak ikan sidat akan bermigrasi mencari muara dan menuju air tawar dan tinggal di air tawar hingga sidat menjadi dewasa. Setelah dewasa ikan sidat akan mencari laut untuk bereproduksi, begitu terus siklusnya. Ini terbalik dari ikan salmon yang justru mencari air tawar untuk melakukan reproduksi, dan anak-anaknya yang akan bermigrasi mencari laut.

  » 17 Juni 2016
Jawa Barat (Mitos Ikan Sidat)
Masyarakat Jawa Barat menyebut ikan sidat sebagai ikan lubang, karena memang ikan ini gemar bersembunyi di lubang. Alkisah, ketika zaman penjajahan Jepang, masyarakat diwanti-wanti oleh tentara Jepang, "Kalau kalian menemukan ikan yang ada telinganya, sebaiknya tidak dimakan. Itu ikan setan, berbahaya untuk dimakan." Tapi lucunya, ada tambahan pesan, "pokoknya, kalau kalian temukan, segera serahkan ke kami, supaya kami musnahkan."

  » 10 Juni 2016
Manfaat Hebat Sidat
Ketika mengenal ikan sidat pertama kali, saya terpana dengan paparan gizi yang dikandungnya. Ternyata ikan yang bentuknya kurang cantik ini memiliki keunggulan yang jauh melebihi belut bahkan ikan salmon. Awalnya saya masih ragu, tapi setelah saya cari dari berbagai sumber, memang semua menguatkan data keunggulan ikan sidat.