Karakter Hidup Unik Ikan Sidat


26 Juni 2016

Ikan Sidat adalah ikan yang sangat unik. Ikan ini bisa hidup di air tawar maupun asin. Hal ini dipercaya yang menyebabkan metabolisme dan daya tahan tubuh ikan sidat menjadi tinggi sehingga kandungan nutrisinya pun tinggi.

Ikan Sidat dewasa akan berproduksi di laut. Setelah bertelur induk ikan sidat akan mati, sementara jutaan telur sidat yang sudah menetas menjadi anak-anak ikan sidat akan bermigrasi mencari muara dan menuju air tawar dan tinggal di air tawar hingga sidat menjadi dewasa. Setelah dewasa ikan sidat akan mencari laut untuk bereproduksi, begitu terus siklusnya. Ini terbalik dari ikan salmon yang justru mencari air tawar untuk melakukan reproduksi, dan anak-anaknya yang akan bermigrasi mencari laut.

Di sebuah tayanan video yang sering diputarkan saat Pelatihan Budidaya dan Bisnis Ikan Sidat yang diselenggarakan oleh Agromania, digambarkan betapa hebat perjuangan anak-anak ikan sidat yang masih sangat kecil (glass eel) beramai-ramai memanjat tebing untuk mencapai muara sungai.

Pada suatu kesempatan Peneliti Bidang Sumber Daya Laut Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Hagi Yulia Sugeha menyatakan: Indonesia berpotensi menjadi penghasil ikan sidat terbesar di dunia, sebab ikan sidat jenis tropis yang ada di perairan laut Indonesia memiliki karakter yang unik. Sidat betina tropis memiliki kemampuan reproduksi sembilan kali lebih banyak ketimbang jenis ikan sidat dari lintang tinggi di mana suhu udara rendah. Hal ini bisa dilihat dari jumlah telur yang dibawa dalam perutnya. Selain itu kemampuan meminjahnya (melepaskan telur) pun sepanjang tahun. Dengan kemampuan bertelur mencapai ratusan ribu bahkan jutaan telur, maka ikan sidat ini sangat potensial untuk dibudidayakan.

Meski demikian, tambah Yulia, ikan sidat kini mulai menunjukkan pola hidup yang berbeda. Ini bisa disebabkan oleh perubahan iklim atau kondisi air yang tercemar. Selama ini yang diketahui ikan sidat akan muncul di lautan hanya setengah tahun. Namun, dari hasil penelitian yang dilakukan di Sulawesi, ikan sidat bisa muncul sepanjang tahun. Selain itu, komposisi spesies ikan sidat yang masuk ke perairan laut Indonesia bisa berbeda. Dalam saty tahun bisa dominan sidat jenis spesies celebesensis sementara pada tahun berikutnya bisa didominasi sidat jenis marmorata.

Hasil penelitian menunjukkan selama awal bulan ikan sidat akan melimpah saat laut pasang ketimbang saat laut surut. Jadi, terdeteksi bahwa ikan sidat akan menjadi melimpah saat awal bulan dan saat laut pasang.

Menurut peneliti ikan sidat ini, ikan sidat telah mengubah tingkah laku migrasi. Hasil penelitiannya menunjukkan tentang perubahan dominasi spesies. Sidat Celebesensis yang sebelumnya berlimpah kini telah mulai kalah dengan sidat Marmorata. Dan dalam bermigrasi Celebesensis memang lebih dekat ke Indonesia dibandingkan dengan ikan sidat jenis lain, seperti Marmorata dan Bicolor Pasifika.

Para peneliti menduga perubahan siklus ini karena dia mengikuti siklus perubahan iklim. Jadi mungkin 10 tahun kemudian bisa jadi sidat jenis Celebesensis akan bisa mendominasi lagi. Rupanya perubahan iklim bisa mengubah jenis ikan sidat yang berkembang, karena memang spesies yang bermigrasi sangat erat kaitannya dengan perubahan iklim atau lingkungan. Jadi, apabila lingkungan berubah, maka pola migrasinya juga berubah. Misalnya, sungainya rusak karena tercemar limbah.

Meski para peneliti khawatir di tahun 2030 diperkirakan banyak spesies yang akan punah. Namun, pada kenyataannya Indonesia merupakan tempat bagi sekitar tujuh dari 18 spesies ikan sidat yang ada di dunia. (MH)



Baca juga
  » 1 September 2016
Mari Ciptakan Generasi Hebat Lewat Sidat
Ikan Membuat Orang Jepang & Yahudi Pintar? Bukan rahasia lagi tentang tingkat kecerdasan bangsa Yahudi, dan akhir-akhir ini Jepang pun menjadi bangsa yang diakui kecerdasannya di dunia. Adalah fakta yang bahwa tingkat kecerdasan orang Jepang berada di atas rata-rata tingkat kecerdasan orang Asia lainnya. Hal ini dibuktikan dengan kemajuan teknologi (Iptek) Jepang yang mendapat pengakuan internasional dan sejajar dengan negara-negara industri maju. Selain itu orang Jepang juga dikenal tetap sehat dan memiliki gairah hidup tinggi sampai usia tua, bahkan sampai usia 80 tahun. Dari aspek gizi dan pangan, ternyata bahan pangan yang mendominasi makanan orang Jepang ialah ikan, dengan tingkat konsumsi rata-rata 60 kg per orang per tahun. Tingkat konsumsi ikan orang Indonesia masih di bawah 30 kg per orang per tahun. Sementara di Malaysia sudah mencapai 37 kg per orang per tahun. Kadar protein ikan segar atau olahan cukup tinggi, seperti cakalang 24,2%, tuna 23,7%, bandeng 21,7%, lemuru 20,2 %, ikan mas 16%, pindang 27%, ikan asap 30%, ikan asin 42-50%, udang segar 21% dan udang kering 62,4%. Kandungan lemak ikan rendah, umumnya di bawah 5%. Bandingkan dengan kandungan lemak ayam yang mencapai 25%. Ikan juga kaya akan kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan B1. Salah satu komponen gizi yang terkandung dalam ikan dan diduga berperan dalam meningkatkan kecerdasan ialah Docosa-hexaenoid-acid (DHA), yang merupakan asam lemak tak jenuh ganda berupa rantai panjang Omega-3, terdiri dari 22 aatom karbon, 32 atom hydrogen dan 2 atom oksigen.

  » 9 Juli 2016
Anak Saya Sehat & Cerdas Berkat Sidat
Suatu siang, sekitar setahun yang lalu, seorang wanita menelepon ke kantor kami. Dia mendengar bahwa ikan sidat sangat dahsyat nilai gizinya. "Saya punya balita, ingin beri dia ikan sidat, apakah aman?" Tentu saja kami sampaikan bahwa seperti juga ikan yang lain, ikan sidat sangat aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak juga balita.

  » 17 Juni 2016
Jawa Barat (Mitos Ikan Sidat)
Masyarakat Jawa Barat menyebut ikan sidat sebagai ikan lubang, karena memang ikan ini gemar bersembunyi di lubang. Alkisah, ketika zaman penjajahan Jepang, masyarakat diwanti-wanti oleh tentara Jepang, "Kalau kalian menemukan ikan yang ada telinganya, sebaiknya tidak dimakan. Itu ikan setan, berbahaya untuk dimakan." Tapi lucunya, ada tambahan pesan, "pokoknya, kalau kalian temukan, segera serahkan ke kami, supaya kami musnahkan."

  » 12 Juni 2016
Diburu Negara Maju
Dengan keunggulan dan manfaatnya yang sangat hebat itu tak heran bila negara-negara Eropa, Amerika, Taiwan, Korea dan Jepang memburu ikan sidat sampai di Indonesia. Beberapa waktu lalu perusahaan-perusahaan raksasa di Jepang yang bergerak di bidang ikan sidat khusus datang ke Indonesia untuk menyampaikan permintaan impor ikan sidat dari Indonesia, baik ikan sidat segar (yang masih hidup) maupun yang sudah dalam bentuk olahan seperti Unagi Kabayaki. Berbeda dengan di Indonesia, bisnis ikan sidat di Jepang melibatkan perusahaan-perusahaan multinasional raksasa seperti Mitsui, Marubeni, Sasakana dan lainnya. Ikan sidat yang secara besar-besaran dikembangkan di luar negeri, biasanya benihnya berasal dari Indonesia yang secara sembunyi-sembunyi diseludupkan dan dikembangkan di sana.

  » 10 Juni 2016
Manfaat Hebat Sidat
Ketika mengenal ikan sidat pertama kali, saya terpana dengan paparan gizi yang dikandungnya. Ternyata ikan yang bentuknya kurang cantik ini memiliki keunggulan yang jauh melebihi belut bahkan ikan salmon. Awalnya saya masih ragu, tapi setelah saya cari dari berbagai sumber, memang semua menguatkan data keunggulan ikan sidat.